Menu Sahur ala Food Combining - “Menu sahur untuk besok apa ya?” adalah pertanyaan yang selalu terlontar saat berada di kantor dan ngumpul dengan ibu-ibu. Menentukan menu sahur bagaikan membuat esay yang harus dipikirkan matang-matang, agar keluarga yang menikmati tertarik dengan menu yang disajikan. Namun berbeda dengan saya yang menerapkan food combining dalam keseharian karena memang sederhana sekali (noted: SAYA, bukan keluarga). Saya masih belum berhasil mengajak keluarga saya untuk ber-food combining. Jadi saya juga memasak menu sahur non food combining untuk anggota keluarga.

Baca juga: Ngeblog Bikin Hidup Lebih Hidup

Sebenarnya sama saja sih menu sahur food combining dengan menu food combining pada hari biasa. Cuma beda waktu konsumsi aja, harus mengikuti jam makan puasa. Tapi juga perlu pertimbangan khusus sih agar kinerja organ cerna lebih ringan (setelah seharian istirahat). Nah, menu sahur food combining bisa dengan eksklusif buah atau sahur buah dilanjutkan dengan menu karbo.

Menu Sahur Eksklusif Buah

Gak takut lapar? Gimana kalau jadinya lemes karena nggak kenyang? Itu yang biasa dikatakan orang-orang yang gak kenal food combining. Awalnya, saya juga berpikir seperti mereka, kuat gak ya? Tapi dengan kesungguhan hati dan tekad yang bulat, ternyata menjalankan puasa dengan sahur buah saja tidaklah sesulit yang saya bayangkan. Kalau pun nanti siang lapar, namanya juga puasa pasti lapar laah… Kalau gak lapar, gak puasa donk namanya.



Tak lupa aturan dasar food combining tetap saya ikuti, seperti mengonsumsi buah eksklusif dalam keadaan perut kosong, diawali dengan minum jeniper (jeruk nipis peras)  hangat yang berfungsi sebagai penyegar liver, kemudian lanjut air putih, barulah eksekusi 3-4 jenis buah segar(kasih jeda 15 menit ya saat beralih dari jeniper - air putih - buah). Oiya, buah yang dikonsumsi harus manis, berair, dan matang secara sempurna. Jangan lupa akhir dengan minum air putih 1-2 gelas agar tidak dehidrasi.

Baca juga: 5 Usaha yang Sering Muncul saat Ramadhan


Lalu buah apa yang cocok untuk menu sahur food combining? Biasanya saya mengonsumsi buah berikut, blewah, pisang, papaya, apel, stroberi, mangga, jeruk, belimbing, melon, buah naga. Pastikan juga buahnya matang dan manis ya!

Menu Sahur Buah Lanjut Menu Karbo

Kalau yang ini menunya lebih mudah diterima oleh orang awam (tentang food combining). Jika tidak yakin bisa bertahan hingga bedug maghrib berkumandang, pelaku food combining bisa menerapkan menu sahur buah lanjut menu karbo. Jadi eksekusinya sama dengan menu sahur eksklusif buah, tapi dilanjutkan menyantap menu karbo (nasi+sayur+protein nabati), beri jeda 30 menit sebelum menyantap nasi dan kawan-kawannya.



Untuk menu karbo tidak ada aturan pasti selain aturan dasar food combining, yaitu nasi tidak boleh disantap dengan protein hewani. Alangkah baiknya bila menggunakan lalapan atau sayuran mentah. Biasanya, saya makan nasi seperempat piring dan sisanya lalapan. Dijamin deh nggak lemes dan nggak lapar hingga adzan maghrib datang. Saat bulan puasa, saya memperbanyak konsumsi sayuran mentah dalam menu sahur, selain sayuran lebih tahan lama (bikin nggak gampang lapar) sekalian  detoksifikasi tubuh.

Berikut Contoh Menu Sahur ala Food Combining yang Dapat Dicoba Selama 5 Hari.

Senin

Buah: semangka, buah naga, papaya
menu karbo: nasi, tahu tempe panggang bumbu kari+ salad

Selasa

Buah: Anggur, blewah, pisang
menu karbo: nasi merah, satai jamur, cah tahu pokcoy, salad

Rabu

Buah: salak, jeruk, buah naga
menu karbo: nasi, sambel goreng kentang ucet, urap-urap mentah


Kamis

Buah: Belimbing, apel, stroberi
Menu karbo: Gado-gado

Jum’at:

Buah: Pepaya, jeruk, blewah
Menu karbo: nasi, cah jamur brokoli, tempe goreng, lalapan, sambal



Itu hanya contoh ya, teman-teman bisa mengkombinasikan sendiri menu sahur ala food combining sesuai selera dan bahan yang ada. Yang penting jika memilih menu eksklusif buah, maka makanlah buah sebanyak mungkin yang kamu bisa. Jangan terlalu kenyang juga agar tidak sakit perut, yang sedang-sedang saja.