Mata yang sehat adalah sarana untuk melakukan aktivitas dengan baik. Terlebih jika teman-teman sering melakukan perjalanan dengan kendaraan, entah itu bekerja ataupun traveling, kesehatan mata menjadi hal utama agar kalian bisa mengemudi dengan baik.



Coba deh kalau mata sakit, tentu perjalanan akan terganggu. Pasalnya, saat mengemudi segala aktivitas akan sangat bergantung pada indera penglihatan. Mata akan memberikan informasi kepada otak yang kemudian direspon oleh organ lainnya. Oleh karena itu menjaga kesehatan mata sangat penting agar teman-teman bisa berkendara dengan aman dan nyaman.

Sayangnya, kita juga tidak bisa menafikkan keadaan saat mengemudi. Biasanya ada beberapa gangguan yang dialami oleh pengemudi seperti mata kering, kelilipan, silau. Hal tersebut tentu saja akan mengganggu kenyaman dan keamanan saat bekendara. Tidak jarang pula mengganggu konsentrasi dan menyebabkan kecelakaan.


Mata Kering Menganggu Konsentasi Berkendara


Pernahkah teman-teman merasakan mata sepet, pegal dan perih? Jika iya, itu gejala mata kering loh. Saya pribadi punya pengalaman mata kering saat berkendara hingga hampir kecelakaan.

Sebagai bloger saya sering melakukan perjalanan untuk menghadiri event. Saya harus menempuh perjalanan selama kurang lebih satu jam untuk menghadiri event di Kota Malang, kebetulan domisili saya di Kabupaten Malang. Saking asiknya mengikuti jalannya event, terkadang saya lupa menyisihkan waktu untuk beristirahat.

Padahal sebelum ashar saya harus melakukan perjalanan pulang agar tidak kemalaman di jalan. Tidak seperti di kota, daerah menuju tempat tinggal saya cukup sepi jadi saya terlalu penakut untuk melakukan perjalanan seorang diri.


Gejala Mata Kering adalah mata sepet, mata pegel, dan mata perih

Kondisi tersebut menimbulkan masalah bagi saya. Lelah menghadiri event membuat tubuh saya lelah. Gangguan mata kering pun saya alami lantaran berkendara jarak jauh. Kondisi tersebut membuat konsentrasi saya berkurang dan mengantuk.

Tiba-tiba saja motor yang saya kendarai sudah berada di simpang jalan dan hampir menabrak pagar. Terlambat sedikit menginjak rem, saya pasti nyemplung ke sawah. Huhuhu. Cerita lengkapnya bisa teman-teman baca di Tips Aman Nyetir Motor Saat Ngantuk

Sementara itu, sesampai di rumah saya mengalami mata perih. Saya juga harus menahan mata lelah saat menyambut si kecil yang datang berhamburan ke pelukan saya.

Tentu saja rasanya tidak menyenangkan. Karena sesampai di rumah saya pun harus tetap tersenyum sambil melayani anak-anak dan suami. Untungnya bisa tetap strong menghadapi riuhnya anak-anak meskipun keesokan harinya, biasanya saya akan rebahan seharian tanpa menyentuh laptop sama sekali (kalau pas tidak ada dateline nulis sih, hehe).


Tips Aman Berkendara Tanpa Mata Kering

Nah, untuk mengatasi mata kering saat berkendara saya punya tipsnya nih sehingga teman-teman bisa berkendara dengan aman dan nyaman.

1. Pakai Kacamata

Menggunakan kacamata adalah pilihan pertama saya untuk menjaga mata tetap lembab dan melindungi mata dari debu dan kotoran saat berkendara. Saya sih pakai kacamata yang agak gelap di siang hari agar terlindung juga dari sinar matahari.

2. Menggunakan Helm Berkaca

Menggunakan helm berkaca juga bisa menjadi pilihan untuk terhindar dari mata kering. Saat ini kan desain helm sudah bermacam-macam jadi bisa memilih model yang nyaman agar mata terhindar dari debu dan kotoran. Kalau malam hari sih saya lebih suka pakai helm berkaca daripada kacamata.

3. Sering-sering Berkedip

Mata kering saat berkendara terjadi karena kita jarang berkedip sehingga terjadi banyak penguapan air mata. Oleh karenanya teman-teman harus sering-sering berkedip agar mata tidak kering.

4. Kenali Mata Lelah dan Mengistirahatkannya

Melembabkan mata bisa juga dilakukan dengan cara memejamkan mata. Jadi kalau mata terasa lelah segera hentikan aktivitas berkendara atau menepi sejenak dan pejamkan mata hingga terasa rileks. Sejak kejadian tempo hari – mengantuk saat berkendara, saya lebih memilih beristirahat secara berkala.

5. Menggunakan Insto Dry Eyes

Cara alternatif lainnya adalah dengan meneteskan Insto Dry Eyes yang berfungsi seperti air mata untuk melembabkan. Coba sejak dulu saya sudah mengenal Insto Dry Eyes, mungkin saya tidak perlu mengalami mata sepet, pegel, dan perih akibat berkendara ya. Palingan capek aja tanpa ada masalah dengan mata kering sehingga bisa tetap bekerja di depan laptop.

Yuk, Kenali Gejala Mata Kering!


Nah, kayak cerita saya sebelumnya, gangguan mata kering atau dikenal dengan istilah dry eyes dapat dialami oleh siapa saja yang sedang berkendara, termasuk saya. Oleh karena jarak rumah yang jauh dari kota saya harus konsentrasi penuh agar tetap aman di perjalanan. Mata yang jarang berkedip membuat air mata menguap lebih mudah sehingga menyebabkan mata kering.

Kebayang kan kalau saya harus berkendara selama satu jam lebih, pasti potensi mata kering saya akan semakin besar. Jadi sebelum saya bisikin fungsi insto dry eyes, teman-teman harus mengenal dulu donk gejala mata kering yaitu mata sepet, mata pegel, dan mata perih. Sehingga teman-teman tahu kapan harus mengistirahatkan mata atau meneteskan Insto Dry Eyes.

1. Mata Sepet

Mata sepet biasanya terjadi karena terlalu lama menatap layer laptop atau handphone terlalu lama. Kalau mata terasa lengket saat berkedip, itu tandanya mata sepet dan harus segera diistirahatkan. Begitu juga dengan pengendara motor yang pastinya mengalami mata sepet karena udara kering. Jika dibiarkan biasanya mata sepet akan memerah.

2. Mata Pegel

Terlalu lama berkendara juga menyebabkan mata pegel yang ditandai dengan rasa sakit di sekitar otot mata. Biasanya sih mata pegal juga saya rasakan saat terlalu lama fokus di depan laptop. Sebagai konten creator yang kerjanya di depan laptop jelas sekali saya sering mengalami mata pegel yang juga gejala mata kering.

3. Mata Perih

Gejala mata kering berikutnya adalah mata perih yang ditandai dengan mata berair, mata merah, dan mata berpasir (bahasa jawanya “ngeres”).  Sayangnya, banyak yang tidak tahu dan mengucek mata karena merasa ada benda asing yang masuk ke mata. Apalagi saat berkendara dan debu tanpa permisi masuk ke mata. Semakin sering dikucek mata akan semakin merah dan bisa terjadi iritasi.

Aman Berkendara dengan Insto Dry Eyes

Nah, teman-teman sudah tahu kan gejala mata kering. Jangan lupa segera diatasi ya jika kalian merasakan tanda-tanda yang telah saya sebutkan di atas. Jangan sampai mata kering yang teman-teman alami menjadi lebih parah dan harus dirawat instensif.

Jika perlu selalu sediakan Insto Dry Eyes di rumah atau kemanapun teman-teman pergi. Saya donk kemana-mana selalu membawanya, sudah kayak teman setia deh pokoknya. Kemasannya praktis karena hanya satu genggaman saya, masuk kantong tas deh. Perjalanan lebih nyaman dan aman tanpa terkendala mata kering.


Insto Dry Eyes bentuknya mungil dan praktis bisa dibawa kemana pun saya bepergian

Insto Dry Eyes mengandung 3.0 mg Hidroxypropyl methylcellulose yang dapat mengatasi kekeringan pada mata. Bahan aktif pada tiap kemasan 7,5 ml  tersebut berfungsi sebagai pelumas pada mata. Selain itu Insto Dry Eyes juga mengandung 0.1 mg Benzalkonium klorida yang berfungsi sebagai antiseptic untuk membunuh bakteri.

Itulah mengapa, menggunakan Insto Dry Eyes pada mata kering, selain melembabkan juga mencegah iritasi karena mata terbebas dari bakteri dan virus yang masuk melalui udara atau tangan kotor. Atau bisa dikatakan Insto Dry Eyes nih multifungsi ya karena bisa mengobati mata kering sekaligus membersihkan mata dari debu, kotoran, dan benda/zat berbahaya lainnya.

So, saat teman-teman berkendara dan merasakan mata sepet, pegel, dan perih sempatkan berhenti sejenak untuk menggunakan 1 atau 2 tetes Insto Dry Eyes. Ingat ya teman-teman, jangan meneteskannya saat berkendara karena sangat berbahaya, hihihi.

Oiya, yang perlu teman-teman perhatikan adalah penggunaannya. Hanya 1-2 tetes saja dalam sekali pakai. Sehari maksimal 3 kali pemakaian saja atau sesuai anjuran dokter. Setelah menggunakannya jangan lupa disimpan pada suhu kamar yang tidak lebih dari 300C.

Insto Dry Eye mudah didapat dengan harga yang terjangkau. Saya pernah membelinya di apotek seharga Rp.12500, tapi beberapa hari yang lalu saya mendapatkannya di mini market dengan harga Rp.15000, tidak beda jauh kan?

By the way, mungkin teman-teman penasaran apakah obat ini aman dan terpercaya?

Tidak salah jika teman-teman penasaran karena mata adalah organ vital, bahaya donk kalau pakai obat sembarangan. Insto Dry Eyes adalah produk Combiphar yang sudah terkenal itu lho. Ya pastinya sudah terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan. Perhatikan deh keterangan berikut ini agar lebih tenang saat memilih Insto Dry Eyes untuk obat tetes mata.

Bye Mata Kering


Menjadi conten creator dan bloger yang sering bepergian, pastinya teman-teman selalu berdoa agar bisa kembali ke rumah dengan selamat, bukan? Oleh karenanya jangan abaikan mata kering saat berkendara. Selalu sediakan Insto Dry Eyes agar tetap aman berkendara dan terhindar dari mata sepet, pegel, dan perih saat berkutat lama dengan gadget.

Lalu katakan, Bye Mata Kering.

“Kemanapun aku pergi, kemanapun aku melangkah, aku akan tetap pulang ke rumah”

Artikel ini diikutsertakan dalam Insto Dry Eyes Blog Competition bertema Bye Mata Kering!
Seluruh gambar dan foto yang ditampilkan dalam artikel ini bersumber dari koleksi pribadi dan website Insto. Sedangkan video bersumber dari saluran YouTube milik Insto Indonesia.