Ajaib, Sariawan Sembuh dalam Dua Hari - Beberapa hari yang lalu, ada tamu tak diundang mampir ke bibir saya. Selain tak diundang, tamu tersebut juga tak pernah saya inginkan seperti orang lain yang juga tak pernah mengharapkannya. Hehehe. Siapakah dia? Sariawan.

Ya, sariawan yang (amat sangat) jarang sekali bertengger di bibir tiba-tiba saja nongol di bagian dalam, di sela-sela gusi gitu deh (bingung mau jelasinnya). Alhamdulillah sih saya dan keluarga termasuk juga anak-anak hampir tidak pernah mengalami sariawan. Mungkin karena saya selalu konsumsi buah atau sayur setiap hari.

Bukankah salah satu penyebab sariawan adalah kekurangan Vitamin C? Meskipun tergigit saat makan, terlalu banyak makan pedas, infeksi pada gusi juga termasuk penyebabnya, namun dengan menjaga asupan Vitamin C dengan benar insyaallah sariawan malas mampir.

Lalu kenapa tiba-tiba saja ada sariawan yang mampir di bibirku? Ah, bandel nih sariawannya, nggak mempan dengan Vitamin C, hahaha (eh nggak boleh suudzon ya...). Mungkin karena seminggu ini saya lagi doyan banget makan pedas, hampir tak terkontrol 😁😂😎. Selain itu cuaca sedang nggak mendukung, kadang panas menyengat dan tiba-tiba dinginnya minta ampun.

Apakah saya khawatir? Enggak donk... Terus saya obati pakai apa? Ah, saya kalau nggak sakit parah banget (naudzubillah ya..) nggak pakai obat. Hehehe. Ajaib deh, dalam dua hari saja sariawan langsung sembuh. Saat saya raba pakai lidah udah menipis dan nggak perih. Gimana cara saya mengatasinya?

Banyak Minum Air Putih 

Kalau biasanya saya minum 1,5 liter air putih per hari, saat sariawan saya tambah lagi. Pokoknya harus lebih dari 1,5 liter, dengan begitu tubuh tidak mengalami dehidrasi. Bukankah air putih juga bisa mengeluarkan racun dari dalam tubuh? Terutama jika diminum setelah bangun tidur saat mulut masih kering.

Perbanyak Vitamin C

Meskipun setiap hari saya mengonsumsi buah, tapi belum tentu mengandung Vitamin C. Nah, saat sariawan saya genjot lagi tuh makan buah yang mengandung Vitamin C. Kebetulah juga saya punya pohon jambu merah dan jeruk nipis, hahay. Jika biasanya saya minum jeniper (jeruk nipis peras) saat bangun tidur saja, maka akan saya tambah porsinya minimal 3x sehari. Saya juga mengganti makan malam dengan jus jambu dan raw food (sayuran mentah, biasanya berupa salad). Menurut food combining perbanyak makan sayur mentah (raw food) dapat mengurangi zat asam dalam tubuh yang cenderung menimbulkan berbagai penyakit.

Puasa Senin & Kamis

Alhamdulillah hampir dua bulan saya bisa melaksanakan puasa Senin dan Kamis secara rutin. Niatnya sih, selain ingin lebih sehat juga menurunkan berat badan yang berlebih. Saya pun tidak mengira jika puasa Senin dan Kamis membuat sariawan nggak betah. Mungkin ini terjadi karena saat puasa racun-racun dalam tubuh terbuang setelah seharian alat pencernaan beristirahat.

Mengurangi Makanan Berminyak dan Berlemak

Ini nih yang paling sulit untuk dihindari, secara anak-anak suka banget tempe dan tahu goreng, jamur goreng, oseng-oseng, dan makanan lain yang mengandung minyak. Namun, karena saya puasa Senin dan Kamis jadi bisa sedikit menahan diri untuk nggak makan gorengan. Coba kalau nggak puasa, mana bisa saya nggak mencicipi tempe goreng yang aromanya merebak ke hidung saya, huhuuuuu. Bisa jadi ini salah satu penyebab sariawan saya segera kabur.

Menjaga Kebersihan Mulut

Bukan berarti saat nggak sariawan saya nggak menjaga kebersihan mulut ya, tapi saat terkena sariawan kebersihan mulut harus semakin dijaga. Kumur-kumur atau gosok gigi setelah makan dan memastikan untuk gosok gigi sebelum tidur adalah upaya yang saya lakukan untuk mengusir sariawan agar tidak betah lama-lama bertenggeh di bibir.

Itulah beberapa kebiasaan sehari-hari saya yang tanpa disadari membawa banyak manfaat. Ajaib, sariawan saya sembuh dalam dua hari dan itulah rahasianya. Kalau pembaca sekalian, apakah kalian pernah sariawan dan apa yang kalian lakukan untuk mengusirnya? Share di komen yuk!